MANADO – Kunjungan kerja Senator Dr. Maya Rumantir, M.A., Ph.D. ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Utara pada akhir Juli 2024 mengungkap kabar menggembirakan terkait penurunan angka pengangguran terbuka (TPT) dan kemiskinan di provinsi tersebut.
Kepala Kantor Wilayah DJPb Sulut, Hadi Utomo, menjelaskan bahwa sebagai unit eselon satu di bawah Kementerian Keuangan, pihaknya memiliki peran strategis dalam mengawasi serta membina alokasi anggaran pusat dan daerah. Selain itu, DJPb juga berfungsi sebagai tim pengendali investasi daerah, yang turut berkontribusi terhadap perbaikan kondisi ekonomi.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara per Maret 2024, angka TPT di wilayah ini tercatat sebesar 5,98 persen, mengalami penurunan sebesar 0,11 persen atau sekitar 79,93 ribu jiwa dibandingkan dengan Februari 2023. Ini menjadi momen pertama sejak Februari 2020, di mana angka TPT Sulut kembali berada di bawah 6 persen. Sebagai perbandingan, pada Februari 2020, angka TPT Sulut berada di 5,34 persen, sebelum melonjak ke 7,37 persen pada Agustus 2020.
Meski mengalami penurunan, angka pengangguran di Sulawesi Utara masih berada di atas rata-rata nasional yang tercatat 4,82 persen. Provinsi ini juga masih masuk dalam daftar enam daerah dengan TPT tertinggi di Indonesia, setelah Banten (7,02 persen), Kepulauan Riau (6,94 persen), Jawa Barat (6,91 persen), DKI Jakarta (6,03 persen), dan Papua Barat Daya (6,02 persen).
Video
Senator Maya Rumantir menegaskan bahwa kunjungannya kali ini merupakan bagian dari tugas Komite IV DPD RI dalam rangka pengawasan terhadap Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2023 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024.
Senator yang juga menjabat sebagai Ketua Markas Laskar Merah Putih (LMP) Sulawesi Utara ini menyampaikan apresiasi atas kelancaran rapat kerja yang berlangsung produktif dan konstruktif. (*/ta)
Posting Komentar