JAKARTA — Dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menciptakan wadah yang tepat, informatif, dan menghibur dalam memotivasi generasi muda untuk berprestasi, pada tahun 1993, Dr. Maya Rumantir, M.A., Ph.D., selaku Ketua Yayasan Maya Bhakti Pertiwi, merancang program acara televisi Pandu Prestasi Putera Pertiwi (P4).
Keunikan program ini terletak pada lokasi pengambilan gambar yang tidak tetap, melainkan berpindah dari satu provinsi ke provinsi lainnya.
Hingga pada masa itu, acara ini telah menjelajahi sembilan provinsi, termasuk Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Sulawesi Utara, DKI Jakarta, Timor Timur (saat itu masih bergabung dengan Republik Indonesia), Daerah Istimewa Aceh, Jawa Tengah, Papua, dan Maluku.
Menurut Maya Rumantir, acara yang tayang di TVRI Pusat setiap peringatan hari besar nasional ini mengandung pesan inspiratif bagi generasi muda agar mereka merasa bangga atas prestasi yang diraih, sekaligus belajar menghargai pencapaian orang lain, baik yang masih berkarya maupun yang telah purna tugas. Sebab, dengan berprestasi, menghormati, dan menghargai sesama, kita menunjukkan rasa hormat dan cinta terhadap bangsa serta tanah air, demi menjaga persatuan dan keutuhan negara.

"Saya meyakini bahwa kedewasaan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam menghargai karya anak negeri. Prestasi tidak harus berskala besar atau berasal dari kota-kota besar. Seorang pemuda Karang Taruna yang berkarya di desa terpencil pun berprestasi jika ia mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya serta memotivasi masyarakat di sekelilingnya," kata Maya Rumantir.
Pandu Prestasi Putera Pertiwi lahir dari pemikiran sederhana ini—membangun komunikasi antara generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Program ini bertujuan menanamkan semangat pengabdian kepada bangsa, menumbuhkan jiwa kepeloporan, serta memperkuat sikap toleransi dan solidaritas antar sesama, lintas kelompok, dan golongan.


Selain itu, acara ini juga menanamkan kesadaran bahwa persatuan dan kesatuan adalah hal yang utama.
"Melalui Pandu Prestasi Putera Pertiwi, kami ingin mengetuk kesadaran generasi muda bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab dan hak dalam menjaga keutuhan bangsa," pungkas Maya Rumantir. ▪︎
Disadur dari buku: Menjawab Panggilan Hidup
Posting Komentar